Pages

Rabu, 11 September 2019

Yuk Belajar Puisi Prosais!


Sumber : Google
Selamat malam teman-teman!
Bicara mengenai sastra memang tak pernah ada habisnya, selalu saja ada hal yang bisa diulas. Mendengar sastra, kira-kira apa nih yang ada di pikiran teman-teman? Pasti tentu banyak yang menjawab puisi ‘kan? Benar, sastra dan puisi ini memang tidak bisa dipisahkan. Apakah teman-teman pernah mendengar istilah ‘puisi prosais’? Mungkin sebagian besar sudah tak merasa asing lagi. Yuk kita simakapa sih sebenarnya puisi prosais dan bagaimana contohnya!

Puisi prosais adalah jenis puisi yang dituliskan dalam bentuk paragraf, bukan dengan format larik atau baris. Jika dilihat dari segi isi, puisi prosais adalah puisi yang dibuat berkisah dan biasanya digunakan oleh seseorang atau penyair untuk mengekspresikan pengalaman dan suasana batin, contohnya : luka yang menyakitkan, cinta yang bergairah.

Sebuah pepatah ‘tak kenal maka tak sayang’rasanya juga berlaku untuk puisi, loh. Yuk kenali ciri-ciri puisi prosais itu seperti apa agar lebih paham.
  1.   Mengisahkan sebuah cerita dengan padat, padu, indah melalui pemilihan kata dan rima.
  2.   Menekankan perhatian yang tinggi terhadap bahasa dan unsur metafora sangat kentara    di dalamnya.


Berikut ini contoh puisi prosais.

Pulang
Oleh : Supriyanti
Aku rumah tempatmu tertawa, tidak marah walau sering kaulupa. Lagi-lagi katanya kota ujung sana lebih menjajikan, aduhai bak pelangi. Seperti jam kerja sudah berakhir, pelangi-pelangi akhirnya lenyap mati dimakan masa, lalu kau kembali dengan penat tanpa buah tangan, aku tetap bahagia.

Lepas, bohong aku tak punya kata rindu yang menggebu, semuanya melepas menerima menunggumu kembali. Luka-luka itu laranya sementara, aku terlalu bahagia menjadi tempat penghentian terakhir. Padahal aku ini hanya barang sisa karena tak ada hal yang menarik bagimu. Sayang aku  sudah terlewat bahagia, aku tempat pulang kembali tanpa alasan. Kita saling ikat mengikat.

Semoga bermanfaat. Oh ya, di sini kita sama-sama belajar. Jika ternyata Yant salah dalam pemahaman dan penuturan, silakan ditegur ya.

10 komentar:

Novriana Rahma mengatakan...

Aku suka puisi~

Akep.id mengatakan...

Terimakasih ilmunya, saya malah baru tau maklum kurang suka pelajaran BIN tpi kalau baca puisi maunya maju duluan 🤣

Dwi mengatakan...

aku pernah dengar tentang puisi jenis ini sebelumnya, tapi masih susah mendeteksi. kalau tidak dibilang ini adalah puisi mungkin gak akan tau kalo ini puisi.

Movienime mengatakan...

Bedanya puisi prosasis sama prosa asli apa ig?

ronajejak mengatakan...

ini ilmu baru

ronajejak mengatakan...

ini ilmu baru

Nur Ramadara Kazain mengatakan...

Puisi selalu menyimpan teka-teki

Chairul Sinaga mengatakan...

Terima Kasih buat ilmu barunya, kak

Aksaramila mengatakan...

Puisinya bagus💖

Diary Aruni mengatakan...

Terima kasih atas ilmunya kak🍂

Posting Komentar