Pages

Jumat, 13 September 2019

Namun atau Tetapi, Hayo Pilih yang Mana?



Pernahkah kamu mendengar sebuah peribahasa ‘serupa tapi tak sama’? Aku yakin pasti sudah tak asing lagi dengan kalimat itu. Hal-hal yang nampak sama ternyata berbeda.

Kali ini aku ingin membahas konjungsi namun dan tetapi. Kedua konjungsi ini digunakan untuk menunjukkan perlawanan atau pertentangan. Tahukah kamu ternyata keduanya berbeda? Praktiknya, kebanyakan orang menganggap keduanya sama sehingga dalam penggunaannya sering tertukar.  Yuk simak ulasan di bawah ini agar tak tertukar lagi!

Namun
Namun adalah konjungsi (kata sambung) antarkalimat untuk menyambungkan dengan kalimat sebelumnya. Jadi, kata namun digunakan untuk menghubungkan dua kalimat bertentangan yang berdiri sendiri. Penulisan konjungsi diletakkan di awal kalimat dan diikuti oleh tanda baca koma. Ungkapan akan tetapi dapat dipakai sebagai sinonim namun. Konjungsi ini setara dengan kata however dalam bahasa inggris.

Tetapi
Tetapi adalah konjungsi intrakalimat untuk menyambungkan dua hal atau klausa yang bertentangan di dalam suatu kalimat. Penulisan konjungsi tetapi ditulis di tengah kalimat dan dihahului dengan tanda baca koma.  Kata tetapi setara dengan but dalam kaidah bahasa inggris. Selain kata tetapi ternyata banyak kita menjumpai tulisan yang menggunakan kata tapi sebagai konjungsi. Sebenarnya, tapi adalah bentuk tidak baku dari tetapi. Konjungsi ini sebaiknya dihindari pemakaiannya dalam ragam formal.

Coba perhatikan contoh kallimat di bawah ini agar semakin terbayang!
Kenna sebenarnya tidak terlalu pandai memasak, tetapi dia rajin belajar.
Kenna sebenarnya tidak terlalu pandai memasak. Namun, dia rajin belajar.

Bagaimana? Sudah paham dan jelas perbedaannya ‘kan? Semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar